Second Day: A Journey to the Westernmost Province in Indonesia; Nangroe Aceh.

Bismillahirrahmanirrahim.

Setelah kemarin saya cuap-cuap panjaaaang banget soal hari pertama di Aceh, sekarang saatnya saya menceritakan sisanya (yang masih 9 hari :roll:).

Day 2:

Sebenernya hari kedua nggak ada yang spesial. Malam pertama di Aceh saya mengalami susah tidur; pasalnya, ketika nongkrong di kafe saya memesan Sanger dingin which isย mengandung kopi yang tentunya sarat kafein yang bikin saya nggak ngantuk. Paginya, setelah sholat shubuh saya beranjak tidur lagi dan baru terbangun sekitar pukul 9. Bangun tidur saya langsung disuguhi sepiring nasi gurih yang rasanya mirip-mirip nasi uduk (lah emang podho :roll:).

IMG-20130817-01901

Karena waktu itu hari kerja, maka rumah Omeh kosong melompong. Paman saya yang hobi mancing memutuskan untuk pergi memancing bersama paman-pamannya tante Ita. Rencananya hari ini saya bakal diajak ke Unsyiah, suatu kampus negeri di Aceh. Pergi lah saya ke sana disupiri tante Ita yang dikawani oleh tante Lia, Fatih, Echa dan Nadiya. Di mobil keadaan bener-bener disaster. Fatih yang duduk di depan bareng tante Lia sih anteng aja, tapi Echa ama Nadiya? Ampun deh. Anak umur 6 tahun berantem ama anak umur 1,5 tahun dan jangan harap yang menang yang umur 6 tahun; Nadiya secara membabi buta main jambak dan cubit Echa; Echa menjerit, Nadiya makin gencar, saya pusing menenangkan. Akhirnya saya harus duduk di antara mereka berdua dan memegangi Nadiya. Nggak sampai di sana, berkali-kali Nadiya buka jendela dan sukses bikin saya senewen.

DSC_0086

Kampus Unsyiah bisa tergolong ‘biasa-biasa’ aja. Seperti kampus negeri lain, kampusnya luas dan bangunannya kuno. Saya kurang minat untuk berfoto di sana dan hanya sekedar mengabadikan beberapa objek. Tanda aja bahwa saya pernah ke sana. Nah, di deket gerbang luar kampus Unsyiah, ada beberapa orang yang menjual buah-buah bulat berwarna hitam; buah Jemblang. Katanya sih buah itu cuma ada di Aceh tapi setelah saya aplot di dunia maya, ternyata buah itu juga banyak di Jawa, tapi dengan nama lain yaitu buah Juwet atau Duwet. Rasanya? Aseeeem banget. Mungkin karena masih belum terlalu matang. Biasanya dimakan ama garam. Harganya cuma 2 ribu per kantong, murah memang, mengingat itu sih makanan iseng aja, bukan makanan yang pasti orang nyari.

DSC_0101

DSC_0116

DSC_0117

Dari Unsyiah, saya langsung dibawa ke Pantai Ujong Batee. Saya nggak tahu persis lokasinya di mana dan pas nyampek sana menurut saya pantainya tergolong ‘biasa’ aja. Tapi, di seberang pantai terlihat pulau Sabang. Saya nggak terlalu banyak moto diri dan malah jadi photographer dadakan untuk tante-tante yang narsisnya nggak ketolongan :lol:. Nasib, dimana-mana mesti selalu saya yang megang kamera pada akhirnya :mrgreen:.

DSC_0141

DSC_0147

DSC_0177

 

Dari sana, karena perut udah keroncongan kita pun balik ke kota. Saya diajak makan Mie Kocok Aceh di toko Ramai. Yang punya cina tapi insyaAllah halal. Saya kira, yang punya mie kocok itu cuma Bandung, tapi ternyata Aceh juga punya dan beda sama sekali dengan mie kocok di Bandung. Mienya pakek kuah dan di atasnya diberi daging cincang tumis kayak yang ada di mie ayam. Disedian kacang tanah goreng juga kalo mau makan mienya dengan ’embel-embel’. Rasanya? Surga! Bener-bener enak. Saya ampek merem melek apalagi minumnya pakek teh manis dingin. Saya nggak tahu harganya berapa tapi sepertinya sih agak lumayan harganya. Yang penting enak dan DIBAYARIN! ๐Ÿ˜†

IMG-20130816-01900Habis itu pulang deh.

Satu mulut saya tidak berhenti makan. Disumpel makanan mulu. Malemnya saya dibeliin yang namanya martabak Aceh. Selain mie kocok Aceh, martabak Aceh jadi salah satu makanan Aceh favorit saya. Saya ampek habis dua bungkus, hihi. Bedanya ama martabak telor biasa, kalo martabak Aceh itu pakek cane di balutan telurnya itu, jadi makin enak deh. Nom-nom-nom ;).

DSC_0234

 

Oke, that’s all cerita di hari kedua. Tunggu cerita-cerita 8 hari selanjutanya, ya! ๐Ÿ˜€

Bogor, 4 September 2013 at 11.13 AM

 

Iklan

3 responses to “Second Day: A Journey to the Westernmost Province in Indonesia; Nangroe Aceh.

  1. Ping-balik: [BANDA ACEH BLOG COMPETITION] 10 Tahun. | Fathia's little cave·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s