Sampai gelar ‘dr.’

Bismillahirrahmanirrahim

Nulis kek gini random banget. Manusia itu aneh. Ngeliat orang nikah jadi pingin nikah juga, liat orang hamil jadi pingin hamil juga, tapi liat orang meninggal….?

Intinya bukan itu. Saya dari dulu memang berpikiran untuk punya banyak anak. Kenapa? Selain karena alasan agama, saya sadar betul kalo punya sodara cuma sebiji itu nggak enak. Aseli nggak enak. Jadi, kalo sudah besar nanti *eh, saya mau punya anak banyak. 5? Kedikitan. Saya mau punya 10. Kalo bisa 11 biar ada yang bisa jadi kiper. Hehe. Saya ngeliat Ibuk saya yang belasan bersodara itu pas udah tua kayaknya asik banget. Apalagi pas ngumpul.

But, anyway, saya hanya bisa ‘berkeinginan’, Allah juga yang menentukan. Semoga-semoga-semoga. Saya berpasrah kepada Allah dan tak luput terus berdo’a. Umur saya sudah 20, lewat be-be-ra-pa bulan. Kalo saya mau punya anak banyak berarti saya harus ‘kejar tayang’ karena waktu biologis saya juga terus berjalan. Dan pula saya bercita-cita untuk melahirkan anak terakhir saya di usia kurang dari sama dengan 35 tahun. Nahloh!

Masalahnya, saya nggak boleh nikah sebelum ada 2 huruf ‘dr.’ di depan nama saya. Kalopun saya nikah setahun lagi, saya nggak bisa punya anak dulu, karena saya harus coass. Nggak mungkin saya hamil sedangkan saya berada di lingkungan yang banyak ‘paparan’-nya. Konsekuensi saya memilih jurusan dengan rekor masa studi terlama di jagat raya. Ah..

Buat dapetin gelar itu saya harus mendaki gunung, mengarungi samudera dan melintasi jagat raya *lebuy. Itu masih berapa abad lagi men! Alasan klasik saya nggak boleh nikah sebelum jadi dokter adalah: takut kuliahnya nggak tuntas. Teroreeet!~

Anda bilang saya lebay? Baru juga umur 20 udah ‘rariweuh’ soal pernikahan, wong yang usianya di atas saya banyak yang belum nikah. Dengan penuh kerendahan hati saya menjelaskan bahwa target menikah setiap orang kan berbeda, ada yang mau nikah muda, ada juga yang menganggap bahwa pernikahan belum boleh dilaksanakan sebelum ada gelar didapat. Dan saya mau nikah muda! Dan saya masih (cukup) muda. Oke.

Ah. Dilematis.

Cita-cita saya apakah harus terkubur? Banyak plan di depan terpaksa saya pending.

… tapi saya yakin bahwa Allah selalu memilihkan waktu yang tepat. Ber-sa-bar.

tumblr_mn555nbH5Y1qgwj9vo1_500

Kaliurang, 27 Mei 2013 at 9.41 PM
*curcolgajejeje :mrgreen:

Iklan

12 responses to “Sampai gelar ‘dr.’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s