[SHORT POEM] 91# Titik

Aku tetap di titik yang sama, seperti merpati yang hanya mencintai satu seumur hidup.

Aku tetap di titik yang sama, walau kau terus berotasi ke mana entah, aku tetap di titik yang sama, menunggu, bila kah suatu hari,

kau mau kembali ke titik di mana aku berada, di titik di mana kita pernah bersama..

Bogor, 20 Maret 2010.
Fathia pengeja kata-kata kosong.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s