[SHORT POEM] 84# Cadangan

Kosong Delapan empat.

Tak selamanya pemain cadangan lebih buruk dari pemain inti.

Tak apa jadi pemain cadangan, karena baik pemain cadangan ataupun pemain inti, kami sama-sama mencintai lapangan.

Bedanya,

Pemain inti bisa berlari di lapangan itu ketika permainan berlangsung, sedangkan pemain cadangan hanya dapat menghitung waktu, berharap mendapat giliran..

Bogor, 7 Mei 2010.
Fathia pengeja kata-kata kosong.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s