[SHORT POEM] 83# the First Sun

Kosong Delapan tiga

Aku ingin menjadi yang pertama menghapus airmata dan obati lukamu ketika matahari bahkan enggan membagi sedikit saja sinarnya.

Tapi kau meronta dan berlari ke pelukan bumi.

Padahal bulan masih menggeliat di pangkuan malam.

Belum waktunya, angkuhnya..

Bogor, 9 Mei 2010.
Fathia pengeja kata-kata kosong.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s