[SHORT POEM] 37# Bogor

Kosong Tiga tujuh.

Bersyukurlah kita yang tinggal di kota Bogor.

Walau dikata telah masuk musim kemarau, dan tersiar berita ini waktu burung untuk kawin, tapi..

Kita tetap dapat berpuas-puas menangis di bawah hujan.

Merayu-rayu Dia agar memakbulkan.

Bogor, 19 Juli 2010.
Fathia pengeja kata-kata kosong.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s