[SHORT POEM] 33# Bosan

Kosong Tiga dua.

Kesedihan itu kita yang tanam, dipupuk terus hingga subur.

Harusnya biarkan saja ia hingga mati sendiri.

Lihatlah sisi positifnya.

Biar mereka terbelenggu sampai habis nyawa, tapi kau bebas.

Lepas, dan melangkah saja.

Jangan sampai ada kata ‘sesal’ nanti.

Bosan dunia mendengar.

Bogor, 25 Juli 2010.
Fathia pengeja kata-kata kosong.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s