Hey, inginku simpel saja..

Bismillahirrahmanirrahim..

Walaupun [sebenernya mah] gak ada ide nulis, tapi kudu dibiasakan kembali ‘memaksa’ diri untuk menulis. Walau jemari tak selancar dahulu, walau fikir tak mampu menyusun kata semenarik dahulu, tapi life must go on.. –ganyambung emang–

Sebenernya mau ku bagi di sini simpel aja. Sesimpel judul yang ada, sesimpel inginku dalam hidup. Ya karena memang intinya juga simpel aja.. –jadi bingung, hosh–

Mungkin [dulu], aku punya mimpi seperti orang kebanyakkan. Hidup bahagia di dunia, mati masuk surga. titik. Tapi apakah hidup akan selamanya seperti itu? Sepertinya hal itu hanyalah suatu keinginan turunan dari satu generasi ke generasi lain, satu masa ke masa yang lain.

Ketika aku beranjak dewasa –iya gitu, Fath?, hem–, berpikir realistis dan berani mempunyai cita-cita yang ‘tak biasa’ merupakan 2 hal yang ku sukai dalam diri [hampir] dewasaku ini. Aku melakukan hal-hal yang tak semua anak seumuranku lakukan, aku menginginkan hal-hal yang mungkin oleh anak-anak seumuranku belum terfikirkan. Aku ingin menggurat kanvas hidupku dengan warna yang tak biasa. Bila orang senang memakai warna merah, kuning, biru, aku akan memakai warna putih dan hitam sebagai pilihanku. Tak selamanya merah adalah cerah dan tak selamanya pula hitam ada kegelapan.. –weh, bahasane–

Sekali lagi ku tegaskan di sini,

Sebenarnya inginku dalam hidup simpel saja. Mulai dari titik di mana aku berada sekarang.

Bahagiain Ayah Ibu.

Bagaimanapun caranya hal ini akan selamanya terus, terus dan terus menjadi target dalam hidup. Udah pasti. Standar memang, bahkan tak banyak yang menjadikannya sebagai retorika semata. Tapi akan ku buktikan, aku tak masuk di antaranya, Insya ALLAH.

Lulus SMA dengan nilai memuaskan.

Iya dengan nilai yang memuaskan. Setidaknya bagi diriku sendiri. Nggak perlu lah jadi yang paling depan kalo memang nggak mampu, karena aku memang tak sepintar mereka-mereka. Tapi setidaknya aku punya kepandaian dalam hal lain. Optimis.

Pas lulus SMA udah hapal Al-Qur’an minimal 5 juz. Jadi hafizhah di usia muda.

Walau masih jauh dari target, tapi harus ingat azzamku dulu ketika bingung menentukkan jalan mana yang akan ku pilih. Masuk sekolah negeri tak membuat hafalan Qur’anku jadi keteteran. Dan aku harus buktikan itu. Tidak ada kata terlambat untuk berjuang. Mumpung jiwa masih di jasad, mumpung fikiran masih kuat menjalankan. Bismillah..

Masuk kedokteran.

Mungkin dulu aku bisa mentertawakan anak-anak di sekolahku yang segambreng banyaknya pingin jadi dokter. Tapi saat ini aku mentertawakan diriku sendiri karena nyatanya entah dapet ilham dari mana, aku masuk di dalam kelompok anak-anak itu. Rejeki nggak ada yang tahu. Memang yang bisa masuk kedokteran hanya mereka yang berprestasi di depan? Laa! Pelan tapi pasti, di akhir kita bisa lihat, apakah mereka yang di depan akan tetap di depan, atau yang di belakang selamanya dianggap pecundang.. We’ll see..

Nikah.

Orang yang tak mengerti akan berpikiran aku aneh mempunyai keinginan menikah di usia nyaris sangat muda. Ya, setidaknya setelah aku lulus nanti, inginku itu akan mulai ku realisasikan walauh jodoh tidak ada yang tahu kapan, di mana, bagaimana, siapa.. Walau berjuta orang berkata, “Kenapa kamu mau menikah di usia sangat muda, padahal kamu punya sesuatu yang bisa membawamu melihat dunia?”, tapi itu inginku. Dan inginku itu adalah aku. Aku yang sebenarnya. Aku yang bukan kata orang APA dan BAGAIMANA.

Menikah tak menjadikanku terkekang dan tak bisa melihat dunia. Justru bila aku tidak menikah, hidupku akan terkekang oleh godaan yang gencar menerjang, dengan tidak menikah justru aku tidak bisa melihat dunia, karena dunia yang ingin ku lihat, ada pada seorang lelaki yang namanya sudah tercantum di kitab yang tercatat 50 ribu tahun lamanya sebelum dunia ini ada.

Tinggal di tempat yang jauh dari hiruk pikuk dunia. Beribadah bersama. Membangun keluarga bersama. Menjadi lebih baik bersama. Berjuang menggapai syurgaNya bersama..

Mengingatkan, diingatkan. Mematuhi, dibimbing. Mencintai, dicintai.. Apakah ada hal yang lebih indah dari hal itu? 

Sebenarnya inginku simpel saja. Terlampau simpel malah. Saking simpelnya tak semua bisa kujabarkan, tapi intinya hidupku simpel saja. Melukis kanvas sesuai dengan apa yang hatiku katakan, bukan kamu, dia, mereka, atau siapapun katakan. 

–:: YA BEGITULAH ::–

intinya…

Ya, hidupku simpel saja..

Bukan harta, bukan dunia.

Tapi bahagia..

Bahagia menurut kacamata diri,

Bukan mereka..

Inginku simpel saja, 

Andai kau mengerti…

____

Bogor, 11 Maret 20
10 at 9.42 PM.

–moga terealisasi, allahumma aamiin–

Iklan

44 responses to “Hey, inginku simpel saja..

  1. Subhanallah.. Keren perencanaannya.. Sungguh engkau berbeda dg yg lain, dulu saat msh SMA ku blm bs sedewasa km pemikirannya, Dek.. Subhanallah..Teteup semangat tuk menggapainya yah.. Kuncinya: doa, ikhtiar, tawakkal yah 😉

  2. fathia27rhm said: Tinggal di tempat yang jauh dari hiruk pikuk dunia. Beribadah bersama. Membangun keluarga bersama. Menjadi lebih baik bersama. Berjuang menggapai syurgaNya bersama..Mengingatkan, diingatkan. Mematuhi, dibimbing. Mencintai, dicintai.. Apakah ada hal yang lebih indah dari hal itu?

    iihhh…aku suka bagian ini deh fat,hihihihihiikut mendoakan deh!amin..amin..amin

  3. Fathia keren.., aku merasa sangat senang bisa mengenal dan berjumpa dgn manusia-manusia yang optimis dan ambisius.., senang di sini dalam artian kagum dan iri dengan pemikiran-pemikiran unlimited..,Berani bervisual tinggi dan siap menahan rasa sakit bila jatuh nanti.., untuk kemudian memulainya lagi..,Berani beraktual dan tawwakkal ‘alAllaah.,Entah sudah berapa bnyk manusia-manusia macam dirimu yang pernah kujumpai baik nyata maupun maya..,Kesemuanya membuatku iri untuk turut membuat jejak langkah mimpi indah…,Allah menyertaimu kawan!

  4. amin…dan amazing, udah punya target saat di usia muda…tapi emang lebih baik, coz kadang aku agak kecewa dengan usia mudaku dulu yang gak punya pikiran ke depan…well, moga sukses sist

  5. berry89 said: subhanallah fath, semoga semua yang dicitakan tercapai, kalaupun belum, Allah maha tahu apa yg baik untuk umatnya..keren lah fathh

    Yap, betul.. Allahumma aamiin..Makasih ya, saya emg keren –hem–

  6. aisavitri said: Subhanallah.. Keren perencanaannya.. Sungguh engkau berbeda dg yg lain, dulu saat msh SMA ku blm bs sedewasa km pemikirannya, Dek.. Subhanallah..Teteup semangat tuk menggapainya yah.. Kuncinya: doa, ikhtiar, tawakkal yah 😉

    Alhamdulillah.. Insya ALLAH.. do’akan.. jazakillah khoyr, mbak..

  7. dhy88 said: terkadang.. Allah tidak memberikan apa yg kita inginkan, melainkan apa yg kita butuhkan..but anyway, semoga terwujud keinginannya… ^^

    Iya.. baik menurut kita belum tentu baik menurutNya..Allahumma aamiin, makasih..

  8. imaindah said: iihhh…aku suka bagian ini deh fat,hihihihihiikut mendoakan deh!amin..amin..amin

    Hehe.. aku juga suka bagian itu, keren yak.. –nyengir–Allahumma aamiin, makasih..

  9. laptopmini said: Fathia keren.., aku merasa sangat senang bisa mengenal dan berjumpa dgn manusia-manusia yang optimis dan ambisius.., senang di sini dalam artian kagum dan iri dengan pemikiran-pemikiran unlimited..,Berani bervisual tinggi dan siap menahan rasa sakit bila jatuh nanti.., untuk kemudian memulainya lagi..,Berani beraktual dan tawwakkal ‘alAllaah.,Entah sudah berapa bnyk manusia-manusia macam dirimu yang pernah kujumpai baik nyata maupun maya..,Kesemuanya membuatku iri untuk turut membuat jejak langkah mimpi indah…,Allah menyertaimu kawan!

    Allahumma aamiin..Makasih banyak pak, anda juga memotivasi saya untuk menjadi lebih baik tiap waktu, jazakallah khoyr..

  10. sinthionk said: amin…dan amazing, udah punya target saat di usia muda…tapi emang lebih baik, coz kadang aku agak kecewa dengan usia mudaku dulu yang gak punya pikiran ke depan…well, moga sukses sist

    Mumpung belum terlambat, dan tidak pernah ada kata terlambat untuk bangkit dan menata semua kembali.. semangat! Aamiin.. makasih mbak..

  11. hatiyanglembut said: *gigit bibir, dahi berkerut.. alis menyatu…(mikir, saudara ikhwan yg mana ya yg mo kucomblangin yang baik buat mbak fathy.. hmm) 🙂

    Walah.. bisa ae umm..

  12. evanda2 said: fathhh afwan .. sptnya ga bs, krn antar Putri TAS lagi , anak2 ga ada yg jaga, hari selasa ke Al Azhar ga ? ikut ama bunda yuks ..

    Ooo,, gitu.. ya tak apa.Di al-azhar ada apa bun?

  13. hatiyanglembut said: ups! mba fathy ketinggalan nii.. ada kajian ust. Yazid Tazkiatun Nufus… temuan yuuukk

    Oooo.. iya iya.. tau aku, hehe, kemarin disms ada yang ngasih tau, heheu.. lupa. Insya ALLAH.. ntar kalo tak ada halangan ikut ke sana.. PM nopenya aja umm..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s