Langit Jangan Menangis…

Bismillahirrahmanirrahim…

Ramai tadi, hilang berganti

Yang ada sekarang hanya sunyi

Yang tak kuinginkan pun ada, sepi…

Kupandang langit menangis,

Kutatap dan kutanya ia,

Ada apa?

Deras tangisannya makin kuat kurasa,

Ku kehilangan matahari, isaknya

Cahaya yang kerap menyinari,

Berbaur bersatu bersamaku,

Bentuk indah warna pelangi

Kini hilang berganti

Hanya ada mendung yang tak kuinginkan ada disini…

Ku cinta matahari

Ku ingin selalu bersamanya

Merangkai bersama warna pelangi

Walau ku tahu aku bermimpi,

Kita tak sama…

Karena Hujan dan Matahari bukan teman sejati…

Mataku berlinang, isak berganti

Tangis hujan reda, tapi tak dengan diri

Langit kumohon jangan pernah menangis

Jangan menangis seperti apa yang kutangisi,

Dia yang kunanti takkan pernah datang,

hampiri…

Sebelum rindu ini tuntas terbayarkan,

Sebelum dunia pertemukan kami di hadapan,

Dia sudah tak lagi ada disini,

Takkan pernah terjadi,

Pertemuan dua hati…

Yang ku tahu aku hanya menangis,

Karena ku ingin tetap bentuk pelangi,

Walau sendiri…

Ya..

Hanya sendiri…

Tanpa matahari…

Tanpa dirinya lagi….

Bogor, 12 November 2008 at 5.09 PM

*Ckckck, astaghfirullah..aku nulis apaan sih ini? kok teu puguh kieu *

Iklan

8 responses to “Langit Jangan Menangis…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s